Rabu, 13 Maret 2019

Perenang Berbakat NTB Mengundurkan Diri


MATARAM – Perenang junior Haris Raynor tak lagi membela NTB. Perenang cilik berbakat ini resmi mengundurkan diri.
Surat pengunduran dirinya dilayangkan ke Pengprov Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) NTB. Diketahui, prestasi Haris di dunia renang, khususnya di kelompok umurnya tidak diragukan lagi. Terakhir, dia meraih lima medali emas di Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2016 lalu.
A�”Kita ajukan surat pengunduran diri itu tepatnya Desember 2016 lalu,” kata ayahanda Haris, Eko Esti Santoso, kemarin (22/2).
Haris mengundurkan diri dari PRSI NTB karena alasan mengikuti jejak ayahnya yang menjalankan bisnis di Jakarta.A� “Saya lebih fokus jalani bisnis di Jakarta. Jadi, Haris ikut dengan saya di Jakarta,” terang Eko.
Haris ini pernah membela DKI pada Kejuaraan Renang Antar Perkumpulan Indonesia (Krapsi) Desember 2016 lalu di Surabaya. Haris membela klub millenium DKI Jakarta. “Saat itu, Haris meraih medali emas di nomor beregu,” jelasnya.
Selain alasan bisnis, Eko memutuskan untuk pindah ke Jakarta untuk mengasah kemampuan Haris agar jauh lebih baik lagi. “Saya ingin melihat kemampuannya terus meningkat,” ujarnya.
Eko mengatakan, ketika Haris menyatakan mengundurkan diri dari PRSI, dia sempat dihubungi via Whatsapp. “Saya diajak untuk berdiskusi, mencari solusi terkait bagaimana seharusnya PRSI kedepan,” jelasnya.

Eko menyarankan pembinaan terhadap atlet dan pelatih harus ditingkatkan. Selain itu, event renang harus digeliatkan di NTB. “Saat ini di NTB sendiri event kurang. Jadi, untuk mengukur kemampuan atlet itu belum bisa dilakukan secara optimal,” ujar dia. (arl/r10)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar